Kenyamanan Bersama Allah Subhanahu wa Ta’ala
Siapa saja yang tidak mendapatkan “Kenyamanan Bersama Allah ” ditengah pergaulan antar sesama manusia, dan baru mendapatinya dalam kesendirian, maka ia adalah orang yang tulus namun berhati lemah
Siapa saja yang mendapatkan “Kenyamanan Bersama Allah ” ditengah pergaulan antar sesama manusia, tetapi tidak mendapatinya dalam kesendirian, maka ia adalah orang yang hatinya sedang sakit
Siapa saja yang merasa tidak mendapatkan “Kenyamanan Bersama Allah ” ditengah pergaulan antar sesama manusia maupun dalam kesendirian, maka ia adalah orang yang mati dan dijauhkan (dari Rahmat-Nya)
Siapa saja yang mendapatkan “Kenyamanan Bersama Allah ” baik dalam kesendiriannya maupun di tengah pergaulan antar sesama manusia, maka ia adalah seorang pencinta yang tulus dan berkepribadian kuat.
Sumber: Fawaidul Fawaid, Ibnu QOyyim Jauziyyah, Pustaka Imam Syafi’i, hal.651
Posted on Agustus 11, 2012, in Fawaid and tagged Faedah Ilmu, Fawaid, Fawaidul Fawaid, Nasehat Ulama. Bookmark the permalink. 3 Komentar.















Assalamu’alaikum
pak ustadz, apakah uang yg didapat dari hasil menjadi saksi pemilu itu halal/haram?
Jazakalloh khoir!
________________________________
oya, pemilunya sendiri halal atau haram?