Category Archives: Adab & Akhlak

Dakwah salaf bukan Perusahaan bisnis ingat itu

salaf

Renungan dari Ibnul Jauzy

Untaian perkataan Ibnul Jauzi rahimahullah yang menggetarkan hati para dai, beliau berkata :
((Sungguh suatu hari aku di majelisku maka aku melihat di sekitarku lebih dari 10 ribu hadirin, tidak seorangpun dari mereka kecuali trenyuh/luluh hatinya atau meneteskan air mata (*karena nasehat dan ceramahku).

Akupun berkata pada jiwaku : Bagaimana nasibmu jika mereka seluruhnya selamat (*di akhirat) sedangkan engku celaka??.

Maka akupun berucap dengan lisan perasaanku : Wahai Tuhanku…, wahai Tuhanku…jika kelak Engkau menetapkan untuk mengadzabku maka janganlah Engkau mengabarkan kepada mereka tentang tersiksanya aku… demi untuk menjaga kemuliaanMu bukan demi aku, agar mereka tidak berkata : Allah yang telah ditunjukan/diserukan oleh Ibnul Jauzi telah mengadzab Ibnul Jauzi))

lihat Shoidul Khotir hal 78

sumber : zahidhdr.wordpress.com

Mutiara dari Ibnu Hazm

Jika Anda menghadiri majelis ilmu, maka janganlah hadir kecuali kehadiranmu itu untuk menambah ilmu dan memperoleh pahala, dan bukannya kehadiranmu itu dengan merasa cukup akan ilmu yang ada padamu, mencari-cari kesalahan dari pengajar untuk menjelekkannya. Karena ini adalah perilaku orang-orang yang tercela, yang mana orang-orang tersebut tidak akan mendapatkan kesuksesan dalam ilmu selamanya.

Jangan Kabarkan Kepada Mereka

Untaian perkataan Ibnul Jauzi rahimahullah yang menggetarkan hati para dai, beliau berkata :
((Sungguh suatu hari aku di majelisku maka aku melihat di sekitarku lebih dari 10 ribu hadirin, tidak seorangpun dari mereka kecuali trenyuh/luluh hatinya atau meneteskan air mata (karena nasehat dan ceramahku).

Akupun berkata pada jiwaku : Bagaimana nasibmu jika mereka seluruhnya selamat (di akhirat) sedangkan engku celaka??.

Maka akupun berucap dengan lisan perasaanku : Wahai Tuhanku…, wahai Tuhanku…jika kelak Engkau menetapkan untuk mengadzabku maka janganlah Engkau mengabarkan kepada mereka tentang tersiksanya aku… demi untuk menjaga kemuliaanMu bukan demi aku, agar mereka tidak berkata : Allah yang telah ditunjukan/diserukan oleh Ibnul Jauzi telah mengadzab Ibnul Jauzi))

Shoidul Khootir hal 78

Canda Syaikh Muqbil rahimahullah

Kisah Pertama

Dikisahkan bahwa Syaikh Muqbil rahimahullah di datangi beberapa pelajar ketika sedang menyampaikan pelajaran. Mereka meminta beliau agar berkenan meruqyah seorang laki-laki yang mengalami kesurupan, yaitu dengan membacakan ayat al-Qur’an kepadanya. Syaikh Muqbil menceritakan sendiri kisah itu: “Maka aku pergi bersama mereka, meskipun aku belum pernah meruqyah seorang pun dengan bacaan al-Qur’an. Read the rest of this entry

Jabat Tangan Pembawa Berkah

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda:

“Tidaklah dua orang muslim bertemu kemudian berjabat tangan melainkan telah diampuni dosa-dosa keduanya sebelum mereka berdua berpisah.” (Dihasankan oleh Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albany). Read the rest of this entry

Adab Al-Udhhiyyah (Berkurban)

Oleh : Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Fathi as Sayyid Nada

Penyembelihan kurban merupakan syi’ar Islam yang nyata serta perkara yang sangat ditekankan dan dianjurkan pelaksanaannya. Diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwasanya beliau menyembelih binatang kurban pada pagi hari ‘Iedul Adh-ha. Hendaknya orang yang ingin menyembelih kurban mengetahui adab-adab yang berkaitan dengannya, diantaranya: Read the rest of this entry

Adab Adz-Dzabh (Penyembelihan)

Oleh : Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Fathi as Sayyid Nada

Adakalanya seorang Muslim pada suatu hari menyembelih seekor hewan untuk makanannya, untuk makanan keluarganya, untuk disedekahkan kepada fakir dan miskin, atau untuk yang lainnya. Islam telah meletakkan adab-adab penyembelihan yang harus di perhatikan. Ini menunjukkan kelengkapan dienul Islam yang mengurus semua urusan kehidupan. Diantaranya adab-adab yang berkaitan dengan penyembelihan adalah: Read the rest of this entry

Humor Salafi…^_^

1. Iblis pernah datang menemui Isa ‘alaihissalam. Dengan pongah, si Iblis berkata, “Eh Isa! Bukankah engkau yakin, bahwa segala yang tidak ditakdirkan oleh Allah, tidak akan menimpamu?”

“Ya,” jawab Isa.

“Kalau begitu, coba engkau terjun dari atas gunung ini. Kalau Allah menakdirkan selamat, pasti engkau akan selamat.” Ujar si Iblis.

Dengan tenang, Isa menjawab, “Hai makhluk laknat! Sesungguhnya Allah itu berhak menguji para hamba-Nya, tapi seorang hamba,m tidak punya hak untuk menguji Allh!” [1]

2. Ada seorang lelaki datang menjumpai Muawiyyah. Kebetulan, ia bertemu pertama kali dengan penjaga pintu gerbang kediaman beliau.

“Tolong beritahukan kepada Muawiyyah, saudaranya datang.” Ujarnya. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: