Ahmadiyah

Posted on April 12, 2008, in Firqoh and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Kami sadar masih jauh dari perwujudan “alim”, kami selama ini masih harus banyak belajar dari referensi Persis, Mohammadiyah dan Majalah Al-Furqon, dll. Semoga kami dan anak-anak kami minimal ke depan bisa terus berusaha minimal Ittibaq dan jauh dari tidak “taqlid” buta serta tidak terjebak dalam firqoh.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: