Daily Archives: September 27, 2008

Ustadz Abu Zubair Hawaary

Download Audio Kajian Ustadz Abu Zubair al Hawaary :

al-Hayya’ [Sifat Malu]

  1. al-Haya’ [Sifat Malu].mp3

Baca Tempatmu Kelak Di Akhirat Sebelum Engkau Ledakkan

  1. Baca Tempatmu Kelak Di Akhirat Sebelum Engkau Ledakkan 01.mp3
  2. Baca Tempatmu Kelak Di Akhirat Sebelum Engkau Ledakkan 02.mp3

Read the rest of this entry

Ibnu Qudamah Al Maqdisi

Beliau adalah seorang imam, ahli fiqih dan zuhud, Asy Syaikh Muwaffaquddin Abu Muhammad Abdullah Bin Ahmad Bin Muhammad Ibnu Qudamah al-Hanbali al-Almaqdisi. Beliau berhijrah ke lereng bukit Ash-Shaliya, Damaskus, dan dibubuhkanlah namanya ad-Damsyiqi ash-Shalihi, nisbah kepada kedua daerah itu. Dilahirkan pada bulan Sya’ban 541 H di desa Jamma’il, salah satu daerah bawahan Nabulsi, dekat Baitil Maqdis, Tanah Suci di Palestina.

Saat itu tentara salib menguasai Baitil Maqdis dan daerah sekitarnya. Karenanya, ayahnya, Abul Abbas Ahmad Bin Muahammad Ibnu Qudamah, tulang punggung keluarga dari pohon nasab yang baik ini hajrah bersama keluarganya ke Damaskus dengan kedua anaknya, Abu Umar dam Muwaffaquddin, juga saudara sepupu mereka, Abdul Ghani al-Maqdisi, sekitar tahun 551 H (Al-Hafidz Dhiya’uddin mempunyai sebuah kitab tentang sebab hijrahnya pendududk Baitul Maqdis ke Damaskus. Di Damaskus mereka singgah di Masjid Abu Salih, di luar gerbang timur.

Setelah dua tahun di sana, mereka pindah ke kaki gunung Qaisun di Shalihia, Damaskus. Di masa-masa itu Muwaffaquddin menghafal Al Quran dan menimba ilmu-ilmu dasar kepada ayahnya, Abul’Abbas, seorang ulama yang memiliki kedudukan mulia srta seorang yang zuhud.Kemudian ia berguru kepada para ulama Damskus lainnya. Ia hafal Mukhtasar Al Khiraqi (fiqih madzab Imam Ahmad Bin Hambal) dan kitab-kitab lainnnya. Read the rest of this entry

Manshur At Thobani Al Laalikai

Nama lengkapnya

Hibatullah bin Al Hasan bin Manshur Ar Rozi At Thobani Al Laalikai.

Negeri dan perkembangannya
Al Khotib dan Ibnu Jauzi menjelaskan bahwa asal Thobani di nisbatkan ke negeri Thobanistan. Adapun Ar Rozi dinisbatkan ke kota besar yaitu Ar Roy. Kemudian beliau singgah di Baghdad dan bermukim di Baghdad. Jadi beliau pernah singgah di 3 tempat

1. Thobanistan negeri aslinya.
2. Rihlah ke Ar Roy untuk menuntut ilmu.
3. Baghdad.

Penisbatan beliau hanya ke Thobanistan dan Ar Roy tidak ada penisbatan ke Baghdad karena beliau hanya bermukim sebentar di Baghdad.

Guru-guru beliau.

1. Abu Hamid Ahmad bin Muhammad bin Ahmad Al Isfiroyini Imam Madhab Syafi’I pada zamannya (w. 406 h).
2. Ibrohim bin Muhammad bin Ubaid Abu Mas’ud Ad Dimasyqi.
3. Al Hasan bin Utsman (w. 405 h).
4. Muhammad bin Abdurrohman Al Abbasi Al Mukhlish.
5. Isa bin Ali bin Isa Al Wazir.
6. Ubaidillah bin Muhammad bin Ahmad bin Abu Ahmad Al Farodhi (w. 406 h).
7. Muhammad bin Al Hasan Al Farisi (w. 386 h)
8. Abdurrohman bin Umar Abu Husain Al Mu’dil (w. 397 h)
9. Abdullah bin Muslim bin Yahya (w. 397 h)
10. Muhammad bin Ali bin Nadhor (w. 396 h)
Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: