Syi’ah Merayakan Hari Kematian Khalifah ‘Umar Bin Khaththab Radhiyallahu ‘Anhu

Oleh : Ustadz Abu Minhal

Seorang muslim akan sangat bersedih manakala mendengar kematian tokoh besar islam. Siapa yang tak kenal dengan ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, pembesar suku Quraisy sebelum dan sesudah beliau masuk islam?. Musuh-musuh islam saja mengakui ketokohan, keteladanan dan charisma ‘Umar bin Khaththab al-Faruq radhiyallahu ‘anhu. Bahkan setan pun takut berpapasan dengannya.

Tak disangka, ada pihak yang sangat bersuka cita dan gembira akan kejadian tersebut. Bahkan merayakannya seperti merayakan hari kebahagiaan dan hari kemenangan (?!). mereka itu adalah kaum Syiah. Hal ini bukan mengada-ada untuk memojokkan mereka. Tapi memang demikianlah realitanya.

Kedudukan Perayaan Ini Di Hati Kaum Syiah

Sungguh besar apresiasi kaum Syiah terhadap hari raya ini. Mereka pun mengkategorikannya sebagai hari-hari besar. Hari itu lebih dikenal dengan sebutan ‘Idul Akbar (hari raya terbesar), Yaumul Mufakharah (hari kebanggaan), Yaumuz Zakatul Uzhma (hari Zakat Agung), Yaumul Barakah wat Tasliyah (hari keberkahan dan pelipur lara). Melalui nama-nama diatas , sangat jelas mereka menganggapnya sebagai hari kemenangan.

Secara rutin, mereka merayakannya pada tanggal 9 Rabi’ul Awwal tiap tahunnya. Menurut mereka, saat itulah hari kematian (Khalifah) ‘Umar radhiyallahu ‘anhu.

Berdasarkan klaim palsu mereka, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam telah mengabarkan akan terjadinya hal tersebut. Juga mengabarkan bahwa hari itu adalah hari kemenangan bagi Ahlul Bait. Pada hari itu, disunnatkan memebri makanan, menyalami kawan-kawan dan membahagiakan mereka, serta bermewahan dalam belanja bagi keluarga, mengenakan baju baru, saling berkunjung, dan menampakkan kebahagian. Barang siapa melaksanakan itu semua, akan memperoleh tambahan kekayaaan, usia dan dibebaskan dari api neraka. Jerih payahnya akan dibalas dengan kebaikana dan dosa-dosanya terampuni. Selain itu, Allah Azza wa Jalla membebaskan mereka untuk melakukan apa saja. Karena catatan amal buruk dihentikan sejenak, selama tiga hari. (Riwayat yang mereka kemukakan panjang, hingga kami merasa tidak perlu mengutipnya disini, karena keterbatasan tempat. Dari ringkasan diatas saja sudah dapat dijumpai banyak keganjilan dan kesesatan. Wal ‘iyadzhu billah)

Riwayat palsu ini mereka usung guna mendukung perayaan yang sejatinya menggambarkan kebencian besar mereka terhadap islam dan tokoh-tokohnya.

Abu Lu’Luah Pembunuh ‘Umar radhiyallahu Dielu-elukan

Masyarakan yang masih lurus akan sangat membenci pembunuh tokoh islam. Namun kenyataannya, justru para penganut Syiah (Ulama mereka) menyematkan predikat mentereng bagi pembunuh ‘Umar radhiyallahu ‘anhu. Baba Syuda’ (Bapak Pemberani), itulah gelar yang melekat pada Abu Lu’luah, pembunuh ‘Umar radhiyallahu ‘anhu (semoga memperoleh balasan setimpal dari Allah Azza wa Jalla atas kelakuan jahatnya). Ia pun dipandang sebagai manusia terafhdal (paling utama), dan karena itu, ia telah menggapai kedudukan tinggi di sisi-Nya.

Kebatilan Perayaan Ini

Adalah tidak mengherankan, bila Syiah gembira menyelenggarakan perayaan mengenang kematian ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu ditangan Abu Lu’luah. Sebab, mereka telah mengkafirkan para Shahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam kecuali beberapa nama saja dalam jumlah yang sangat sedikit. Dalam pandangan mereka, para Shahabat radhiyallahu ‘anhum adalah munafiqun (kaum munafik) dan telah keluar dari islam (murtad) [1]. Terutama Abu Bakar ash-Shiddiq dan ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhum. Apakah aneh, jka manusia-manusia yang beraqidah demikian merayakan perayaan semacam ini?

Berikut ini bukti kebathilan perayaan tersebut melalui beberapa sudut :

  1. Kebebasan berbuat apa saja selama 3 hari perayaan. Dari sisi ini, tampak betapa jauhnya mereka dari petunjuk Allah Azza wa Jalla. Apakah agama islam membolehkan umatnya untuk berbuat maksiat semaunya, seperti pembunuhan, zina, mencuri dan lain-lain pada waktu tertentu?!.
  2. Terlebih lagi, penentuan pahala besar bagi orang-orang yang merayakannya. Itu semua kian memperjelas kebathilan dan kedangkalan akal mereka.
  3. Tidak ada riwayat dari seorang pun dari kalangan Ahlul Bait (keluarga Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam) yang merayakan hari tersebut, sebagaimana diklaim oleh Syiah. Justru sebaliknya. Ahlul Bait mencintai Abu Bakar dan ‘Umar radhiyallahu ‘anhum dan memandang mereka berdua insan terafhdal dari umat islam. Jadi, riwayat itu hanyalah kedustaan Syiah atas nama keluarga Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam yang mulia.
  4. Kebathilan lain bahwa ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu wafat pada bulan Dzul Hijjah tahun 23 H. Bukan di bulan Rabi’ul Awwal. Hal ini juga membuktikan kebenaran pernyataan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah : “Mereka itu termasuk orang-orang yang paling dusta dalam naqliyyat (periwayatan dalil maupun riwayat-riwayat secara umum, red.). Dan termasuk paling bodoh dalam masalah aqliyyat (masalah-masalah logika,red)” [2]

Dengan demikian jelaslah kebathilan perayaan hari tersebut, tidak berdasar sama sekali dalam agama islam. Itu hanyalah perayaan produk Syiah yang secara khusus ditujukan untuk mengguncang islam dan akidah umatnya. Serta menjadi potret betapa besarnya kebencian Syiah terhadap Khalifah ‘Umar bin Khaththab yang telah berhasil meluluhlantakkan kerajaan Majusi dan para penyembah api di Persia yang merupakan nenek moyang kaum Syiah.

Diadaptasi dari tulisan al-A’yad Wa Atsaruha ‘alal Muslimiin, DR.Sulaiman bin Salim as-Suhaimi, Imadah Bahtsil ‘Ilmi Jamiah, Cet.I, Th.1422 H, hal.415-421.

Note :

  1. Lihat ar-Raudhah dari kitab al-Kafi karya al-Kulini asy-Syi’I (8/246-247), Rijalul Kisysyi (135)
  2. Minhaajus Sunnah (1/369)

Sumber :

Diketik ulang dari : Majalah as Sunnah Edisi 10/Thn.XII/Muharram 1430H/Januari 2009M Hal.52-53.

Dipublikasikan oleh : https://alqiyamah.wordpress.com

Liat video kuburan Abu Lu’luah Al Majusi pembunuh ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu Di Kashan Iran. Yang oleh mereka diberi gelar “Baba Syuja’uddin (Sang Pembela Agama Yang Gagah Berani)

Atau klik  link berikut ini :

http://video.google.com/videoplay?docid=1775266764341707560

Download File :

Syiah Merayakan Kematian ‘Umar Bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu.doc

About these ads

Posted on Februari 19, 2009, in Syiah Rafidhah and tagged , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. emang syiah itu terlaknat

  2. Memang Syiah Iran pusat laknat Allah, Dajjal juga akan berasal darisana Khurasan di Isfahan – Iran

  3. Tersebutlah dia Zindiq dan Kufur maka hanya tersebutlah Syi’ah Rafidhah

  4. syi,ah laknat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: