Download Audio: “Penjelasan Tentang Zakat 01 – Ustadz Maududi Abdullah”

“… Zakat secara makna bahasa adalah pertumbuhan (tumbuh dan berkembang), sedangkan secara makna syar’i adalah sebuah kewajiban pada harta tertentu untuk orang-orang tertentu pada waktu-waktu tertentu. Zakat termasuk Rukun (tiang) Islam menunjukan pentingnya zakat. dan Allah selalu menggandengkan antara zakat dengan shalat di dalam Al-Qur an (terhitung ada pada 82 ayat). sehingga ijma’ (sepakat) Ulama akan wajibnya zakat.

Secara umum harta tertentu tersebut terbagi 4 (benda):

  1. Emas dan Perak dan seluruh Qiasan yang sesuai dengan Emas dan Perak (yang merupakan harga suatu barang, alat barter, termasuk seluruh jenis mata uang)
  2. Hewan-Hewan Ternak (Unta, Sapi, kambing dan sejenisnya). Dan tidak ada zakat dizaman Rasulullah صلى الله عليه وسلم pada kuda dan keledai.
  3. Pertanian (Kurma dan Gandum, yang sesuai Qiasnya adalah apa-apa yang merupakan Makanan pokok, barang yang selalu disimpan untuk bekal, seperti beras dan jagung)
  4. Barang Temuan (Sesuatu yang digali di tanah yang dikeluarkan, seperti hasil tambang)

Yang tidak terikat dengan benda namun terikat dengan pekerjaannya, tapi ada zakatnya adalah Perdagangan.

Yang berhak menerima zakat (QS. At Taubah: 60)

  1. Orang Fakir (Orang yang tidak ada pekerjaan tetap, sehingga tidak mencukupi kehidupan)
  2. Miskin (Orang sudah memiliki penghasilan, namun tidak mencukupi kehidupannya)
  3. Petugas-petugas Zakat
  4. Orang Mu’allaf (dilembutkan) hatinya
  5. Orang yang dalam status perbudakan
  6. Orang yang berhutang [Berhutang untuk kebutuhan hidup (ia berusaha, nanum gagal dan ia berhutang); Berhutang untuk kebutuhan kaum muslimin (yang ini, ada kemungkinan adalah orang kaya)]
  7. Berjihad fisabilillah (termasuk untuk orang yang berjalan menuntut Ilmu)
  8. Orang yang sedang dalam perjalanan dan habis bekalnya (tidak dilihat apakah dia orang kaya atau tidak)

Seluruh yang berhak menerima zakat adalah orang (manusia), sehingga tidak ada zakat untuk pembangunan

Takaran Zakat dinilai dari susahnya orang yang berusaha

  1. 20% untuk Hasil tambang dan Barang temuan
  2. 10% untuk Pertanian dengan syarat bahwa pertanian itu disirami dengan air hujan saja atau air sungai dan parit-parit
  3. 5% untuk Pertanian apabila disirami dengan air yang dibuat sendiri atau diusahakan sendiri (seperti sumur bor)
  4. 2,5% untuk Emas dan Perak dan harta perdagangan
  5. Untuk Hewan ternak dihitung berdasarkan jumlah

* Unta dimulai dari jumlah 5 ekor
* Sapi dimulai dari angka 30
* Kambing dimulai dari angka 40

…”

Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Maududi Abdullah -hafidzohullah-

Waktu/Tempat: Rabu malam, tanggal t25 Rabi’ul Awwal 1431 (10 Maret 2010)

di di Masjid Al Madinah – Pekanbaru

Silakan download rekaman tersebut pada link dibawah ini.

Download File :

  1. Penjelasan Tentang Zakat.mp3

Semoga bermanfaat..

Link Terkait :

  1. Download Audio: “Penjelasan Tentang Zakat 01- Ustadz Maududi Abdullah”

Bookmark and Share

Iklan

Posted on Maret 11, 2010, in Audio Kajian, Zakat ; Infaq ; Sedekah and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. berikan info zakat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: