Daily Archives: Mei 28, 2010

Taqlid Yang Tidak Terlarang

Setiap orang diperintahkan Allah untuk mengikuti wahyu yang telah diturunkan lewat Rasul-Nya. Mengikuti wahyu disebut ittiba’. Demikian juga mengikuti seorang ‘alim karena dalil yang dia bawakan dalam suatu permasalahan disebut ittiba’. Sedangkan mengikuti pendapat orang lain atau meniru perbuatan orang lain tanpa berdasarkan dalil maka bukanlah ittiba’ namun taqlid. Lalu bagaimana hukum taqlid? Pada artikel yang lalu kita sudah membahas taqlid yang diharamkan. Pada artikel kali ini kita akan membahas lawannya yaitu taqlid yang diwajibkan.  Read the rest of this entry

Taqlid Yang Diharamkan

Oleh: Ustadz Abu Isma’il Muslim al Atsarihafizhahullah

Semua Ulama sepakat bahwa semua kaum Muslimin wajib berpegang teguh pada al-Qur’an dan Sunnah. Demikian juga wajib mengembalikan segala permasalahan yang diperselisihkan kepada keduanya, serta menolak semua pendapat yang menyelisihi keduanya.

Namun kita lihat pada kenyataannya, ada sebagian orang mengharuskan umat Islam fanatik kepada salah satu dari empat mazhab, yaitu Hanafiyah, Malikiyah, Syafi’iyah dan Hanabilah. Bahkan ada yang berani mengharamkan pengambilan pendapat dari selain mazhabnya.

Oleh karena itu, pada tulisan ini kami akan menyampaikan tentang makna taqlid dan taqlid yang diharamkan, sehingga kita benar-benar bisa ittiba’ (mengikuti) agama Allah azza wa jalla dengan sebaik-baiknya. Lanjutkan membaca.. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: