Kalau Terdapat Satu Kebaikan Pada Diriku, Terimalah Aku Di Sisi-MU..

Dari Muhammad bin Syu’aib dan Said bin Abdil Aziz berkata, “Pada masa pemerintahan Mu’awiyyah terjadi kemarau panjang. Mu’awiyah keluar untuk shalat istisqa’ bersama masyarakat. Ketika mereka tiba di tempat yang akan digunakan untuk shalat istisqa’ , Mu’awiyah berkata kepada Abu Muslim, “Bukankah engkau mengetahui apa yang dikehendaki masyarakat??”

Abu Muslim menjawab, “Mungkinkah aku melakukannya sementara aku mempunyai banyak kekurangan?”

Kemudian beliau bangkit, di atas kepalanya beliau memakai sejenis tutup kepala. Lalu tutup kepala itu di buka, selanjutnya beliau mengangkat kedua tangannya seraya berdo’a, “Ya Allah, sesungguhnya hanya kepadaMu-lah kami meminta hujan. Aku datang menghadapMu dengan segenap dosaku. janganlah Engkau tolak permohonanku ini.” Maka sebelum orang-orang beranjak pergi, hujan pun turun.

Abu Muslim bermunajat, “Ya Allah, sesungguhnya Mu’awiyah  telah mengangkatku ke posisi yang sarat dengan sum’ah (perbuatan yang dilakukan dengan maksud agar orang lain mendengar/tahu, pent.) Sekiranya terdapat satu kebaikan pada diriku, maka terimalah aku disisimu (wafatkanlah aku).”

Peristiwa itu terjadi pada hari kamis. Dan pada hari kamis berikutnya Abu Muslim meninggal dunia.”

Semoga Allah ta’ala merahmatinya..Aamiin.

Disalin dari buku “99 Kisah Orang Shalih – Muhammad bin Hamid Abdul Wahab”, Pustaka Darul Haq, Hal.138-139, Cet.V

Posted on Januari 16, 2011, in Kisah Para Ulama. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Kesimpulannya apa nih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: