Tawaadhu’nya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

http://fatimahalisalsabila.files.wordpress.com/2010/12/eembun.jpgDari Abu Hurairah, dia berkata: Jibril pernah duduk menghadap kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Jibril melihat ke langit, maka tiba-tiba ada seorang Malaikat yang turun (dari langit), maka Jibril berkata: “Sesungguhnya Malaikat ini tidak pernah turun sebelum saat ini sejak hari dia diciptakan.”

Maka ketika Malaikat itu telah turun dia berkata: “Hai Muhammad, Rabbmu telah mengutusku kepadamu, Dia berfirman: “Apakah sebagai raja yang menjadi Nabi Dia akan menjadikanmu [1] ataukah sebagai hamba yang menjadi Nabi? [2]

Berkatalah Jibril: “Hai Muhammad, tawaadhu’lah kepada Rabbmu!”

Beliau mengatakan: “Bahkan (saya mau) sebagai hamba saja yang menjadi Rasul”.

Hadits Shahih. Telah dikeluarkan oleh Imam Ahmad di Musnadnya (2/231) dan lain-lain

——————————————————————————-

Foot Note:

[1] Seperti Daud dan Sulaiman yang keduanya menjadi Nabi sekaligus menjadi raja

[2] Seperti para Nabi ulul ‘ajmi yaitu Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa.

Sumber: Disalin ulang dari buku Al Masail jilid 9, al Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat –hafizhahullah-, Masalah ke 256, Penerbit Darussunnah, Hal.104-105.

Iklan

Posted on Juli 10, 2011, in Rasulullah and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: