Haji Dengan Mengutang

https://i1.wp.com/www.inspirasidaily.com/wp-content/uploads/2011/05/debt.jpgTanya:

Saya ingin pergi haji, tetapi tidak mempunyai biaya yang mencukupi, lalu kantor tempat saya bekerja menyetuji memberikan pinjaman untuk biaya haji dengan cara memotong gaji setelah itu. Apakah cara ini dibenarkan?

Jawab (Oleh Syaikh bin Baz):

Jika Anda ingin berhaji dengan uang pinjaman, maka cara yang Anda lakukan dapat dibenarkan. Akan tetapi, yang utama dan lebih baik adalah tidak melakukan hal itu. Sebab Allah hanya mewajibkan haji kepada orang yang mampu, sedangkan Anda sekarang belum mampu.

Sebaiknya Anda tidak meminjam uang untuk berhaji. Sebab Anda tidak mengetahui, barangkali hutang itu masih dalam tanggungan sedangkan Anda tidak mampu membayarnya setelah itu, misalnya karena sakir atau tempat kerja mengalami kebangkrutan atau meninggal dunia. Maka, seyogyanya Anda jangan mengutang untuk berhaji. Kapan saja Allah memberikan kecukupan kepada Anda dan mampu berhaji dari dana sendiri, maka lakukanlah. Tetapi jika tidak, maka jangan mengutang utnuk berhaji.

Sumber: Disalin ulang dari buku “Fatwa-Fatwa Haji & Umroh”, Penyusun: Muhammad bin ‘Abdul ‘Aziz al-Musnad, Pustaka Imam Syafi’i, Hal.71-72

 

Posted on September 25, 2011, in Haji ; Ied Adha. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Subhananalloh…
    Alhamdulillah ana terbantu dengan ilmu menjadi tenteram

  2. Sebagai bahan renungan, umur kita Alloh yang mengatur. Alhamdullillah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: