Ngobrol dengan Mayit

Meski merajihkan pendapat yang berseberangan, kami tetap mengakui bahwa masalah apakah mayit bisa mendengar termasuk perkara yang perselisihan para ulama[1]. Dan meski merajihkan pendapat yang berseberangan, kami pun tetap mengakui bahwa tawassul dengan perantaraan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan orang-orang shaalih termasuk yang diperselisihkan para ulama[2]. Namun masalah ngobrol dengan mayit ? Apakah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya radliyallaahu ‘anhum melakukannya ?. Juga para imam yang empat ?. Perhatikan video berikut :

Lawak benar…. kata orang Malaysia…..


[2]      Baca : Ahmad bin Hanbal dan Tawassul dengan Perantaraan (Diri) Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam

Sumber :  abul jauzah

About these ads

Posted on Juni 26, 2012, in Aqidah & Manhaj and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Semoga kita semua terhindar dari kesyirikan… Amiin
    Pantaskah kita meminta didoakan kepada orang yang sudah meninggal?

  2. Inilah Ziarah kubur yang salah kaprah terhadap masyarakat kita dan bahkan secara mayoritas meyakini hal seperti ini adalah dianggap hal yang benar, karena yang mengajarkan adalah yang katanya Ulama khooos……! sayangnya juga masyarakatnya tidak mau belajar ilmu agama yang benar, jadi ya kasihanlah terhadap mereka. Allahualam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: