Arsip Blog

Video: Tanya Jawab Syaikh Albani Rahimahullah & Seorang Pemuda

Berdosakah Kita..Apabila Tanpa Sengaja Terbetik Didalam Hati Ejekan Terhadap Allah Ta’ala?

http://haniefahnooresa.files.wordpress.com/2010/11/pilihan-hati1.jpg

Bisikan Setan Dalam Hati Manusia

(Soal-Jawab: Majalah As-Sunnah Edisi 02/Tahun XIV)

PERTANYAAN:

Dosakah saya, bila secara tidak sengaja terucap dalam hati kata-kata yang bernadakan ejekan kepada Allâh Ta’âla? Apakah itu ajakan setan?

08138853xxxx

JAWABAN: Read the rest of this entry

Buktikan Tak Bersalah, Fulan bin Fulan Bersedia Sumpah Pocong

Buktikan Tak Bersalah, Fulan bin Fulan Bersedia Sumpah Pocong

Hukum Sumpah Pocong

Tanya: Assalamu ‘alaikum wr. wb. Ada yang ingin ana tanyakan, apakah Islam membolehkan umatnya untuk melakukan sumpah pocong? Karena ada sebagian orang Islam yang melakukannya. (08197890***)

Jawab: Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh. Read the rest of this entry

Bolehkah Menyogok Untuk Mendapatkan HAK?

Pertanyaan:

Saya bekerja pada seorang pengusaha yang tidak mudah menyelesaikan urusan kecuali dengan sogokan. Saya mengurusi keuangannya, mengawasi pekerjaan dan ikut mengurusi semuanya dengan mendapat upah darinya. Apakah saya berdosa karena bekerja padanya?

Jawaban.

Pertama-tama harus anda ketahui bahwa sogokan yang haram adalah yang bisa mengantarkan seseorang kepada sesuatu yang batil, misalnya: menyogok hakim agar memutuskan dengan cara yang batil atau menyogok petugas agar membolehkan sesuatu yang sebenarnya tidak dibolehkan oleh negara, dan sebagainya. Ini hukumnya haram.

Adapun sogokan yang mengantarkan seseorang kepada haknya, misalnya: ia tidak mungkin mendapatkan haknya kecuali dengan memberi uang, maka ini hukumnya haram bagi si penerima tapi tidak haram bagi si pemberi, karena si pemberi itu memberikannya untuk memperoleh haknya, sedangkan si penerimanya berdosa karena mengambil yang bukan haknya. Read the rest of this entry

Dimanakah Tempat Keluarnya Dajjal?

Dimana tempat keluarnya Dajjal?

Jawaban:

Dari arah timbulnya berbagai fitnah dan kejahatan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, yang maknanya, “Fitnah itu di sini!” Dan beliau mengisyaratkan ke arah masyriq.

Masyriq adalah sumber kejahatan dan fitnah. Ia akan keluar dari masyriq, dari Khurasan melewati Ashfahan dan memasuki Jazirah antara Syam dan Irak. Ia tidak punya tujuan kecuali Madinah, karena di situlah terdapat al-Basyir an-Nadzir Muhammad dan ia ingin membinasakan penduduk Madinah, tetapi kota Madinah diharamkan atasnya (dilindungi dari jarahannya), sebagaimana dinyatakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang maknanya, “Di setiap pintu kota Madinah terdapat malaikat yang menjaganya.” Read the rest of this entry

Bolehkah Menjawab Telepon Ketika Shalat?

Lajnah Daaimah ditanya:

“Sebagian kaum muslimin mengerjakan salah satu shalat di rumahnya, tiba- tiba telepon berdering, dan deringan ini menyibukkan mereka dalam waktu yang lama. Apakah dibolehkan dalam kondisi seperti ini seseorang yang shalat maju atau mundur untuk mengangkat telepon dan dia bertakbir atau mengangkat suaranya ketika membaca bacaannya agar yang menelepon mengetahui bahwa dia sedang shalat, diqiyaskan kepada bolehnya orang yang shalat membuka pintu atau mengangkat suaranya kepada yang bertamu?

Lajnah menjawab: Read the rest of this entry

Download Video: Mengambil Ilmu Dari Orang Yang Dijarh (Dicela)

Download Video: Mengambil Ilmu Dari Orang Yang Dijarh (Dicela).wmv

Terjemahan Dari Text Video:

Penanya : Ya Syaikh! Apakah kita mengambil ilmu dari seseorang yang di jarh (cela) wahai Syaikh? Apakah bisa diambil ilmu darinya?

Pembawa acara : Orang yang bagaimana?

Penanya : Mujarrah (orang yang di cela untuk dijauhi)

Pembawa Acara : Mujarrad ? Read the rest of this entry

Melafazhkan Niat Shalat

Pertanyaan :

Niat “ushalli” apakah perlu diucapkan ataukah hanya cukup dalam hati saja ?

Jawaban :

Niat adalah salah satu syarat sah shalat. Definisi niat adalah sengaja melakukan shalat yang akan ia kerjakan dan menentukannya dengan hati, tidak disyari’atkan melafazhkannya. Karena Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam sebagai panutan kita tidak melafazhkannya. Read the rest of this entry

Mungkinkah Taubat Orang MURTAD Diterima?


Taubat Dari Kemurtadan

Syaikh Shalih Fauzan hafizhahullah pernah ditanya, “Orang yang melakukan salah satu dari pembatal-pembatal keislamannya, kemudian dia bertaubat, mungkinkah taubatnya diterima? Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: