Home
April 6, 2008 — Ibn Salim
Surah Al Qiyamah - Recitation By Abdurrahman As Sudais
- Aku bersumpah demi hari kiamat,
- Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).
- Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
- Bukan demikian, Sebenarnya kami Kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.
- Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.
- Ia berkata: “Bilakah hari kiamat itu?”
- Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
- Dan apabila bulan Telah hilang cahayanya,
- Dan matahari dan bulan dikumpulkan,
- Pada hari itu manusia berkata: “Ke mana tempat berlari?”
- Sekali-kali tidak! tidak ada tempat berlindung!
- Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.
- Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang Telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
- Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,
- Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
- Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran Karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.
- Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
- Apabila kami Telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu.
- Kemudian, Sesungguhnya atas tanggungan kamilah penjelasannya.
- Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,
- Dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.
- Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.
- Kepada Tuhannyalah mereka Melihat.
- Dan Wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,
- Mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.
- Sekali-kali jangan. apabila nafas (seseorang) Telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,
- Dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang dapat menyembuhkan?”,
- Dan dia yakin bahwa Sesungguhnya Itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
- Dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan),
- Kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.
- Dan ia tidak mau membenarkan (rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat,
- Tetapi ia mendustakan (rasul) Dan berpaling (dari kebenaran),
- Kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).
- Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,
- Kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.
- Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?
- Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
- Kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
- Lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.
- Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?













